Jumat, 2009 Maret 27

rehat

rehat

Kamis, 2009 Januari 15

andai

Andai aku kenal mereka..
Ngeri juga melihat tayangan televisi tentang agresi yang dilakukan pihak Israel ke palestina di jalur gaza. Melihat banyak sekali yang meninggal, luka justru dari kalangan anak-anak yang tidak berdosa, dan wanita. Tidak tau juga bagaimana perasaan tentara Israel yang ambil bagian menjadi anggota pasukan penyerang. Pernah ku dengar cerita dari seorang bapak anggota TNI yang sekarang sudah pensiun, beberapa tahun yang lalu bertugas menumpas pemberontak yang konon katanya banyak yang bercampur dengan penduduk setempat di timor timur. Memang sangat sulit membedakan mana pemberontak mana penduduk. Tetapi yang terberat adalah efek/ dampak psikologis personal pasukan. Karena kata bapak tadi yang juga masih tetangga dekat, setelah selesai melakukan penaklukan pasukan musuh yang disebut penyisiran, perasaan stress, tertekan itu ada yang berujung tangisan perasaan berdosa membunuh nyawa yang tidak berdosa. Yang aku tidak tau, apakah bapak-bapak/ mas-mas pasukan tentara Israel yang melakukan agresi di palestina juga mengalami goncangan bathin seperti itu atau tidak. Sayangnya aku nggak kenal sama sekali sih sama mereka. Jadi ya tidak bisa tahu hal itu..hehe…
Yang membuat aku bertanya lebih jauh ya bagaimana ya perasaan pak presiden Israel juga pak bush sang presiden amerika yang mendukung serangan itu. Sayang juga aku hanya masyarakat awam.. coba saja kalau aku kenal dekat dengan mereka… berhubung aku seorang muslim, ya mereka pasti kuajak masuk islam, kukenalkan ke tetangga-tetangga sebelah, trus kuusulkan, kupromosikan mereka menjadi takmir masjid di muntilan supaya banyak berkumpul dengan orang sholeh…Insya Allah hati mereka bisa tergerak bahwa tindakan membabi buta yang menjurus ke pemusnahan suatu kaum yang belum tentu berdosa itu keji. kalau bisa dirembug kenapa harus disakiti ya? Tegas bukan berarti kasar khan?
Ah…nulis apa to ini….

Kamis, 2009 Januari 08

gigi dan cinta

Nikmatnya sakit gigi… membuat jadi ingat kalau lagi sehat.. untuk tidur susah, ndengar suara brisik sedikit sakit, apalagi ndengerin music yang menghentak..seperti mau dicopot paksa. Rasanya minta ampun..
Jadi ingat lagunya pak Megi Z.. mending sakit gigi dari pada sakit hati…. Mungkin satu hal yang perlu disyukuri pak Megi.. kurasa dia belum pernah ngrasain gimana susahnya sakit gigi… sakit lebih sakit lho pak… sakit hati dikhianati pacar….paling juga gitu-gitu aja….hehehe… ku jamin deh kalo ada yang mending sakit gigi dari pada sakit hati, itu tandanya orang yang nggak punya banyak teman. Obat sakit hati kan gak butuh dokter tuh..gak butuh pil obat… tapi yang namanya sakit gigi… ampun deh… untuk makan sakit, kalo gak makan ya lapar…untuk tidur juga sakit… minum obat juga butuh waktu beberapa jam biar gak terasa sakitnya….
Kemarin Tanya ke dokter..pinginnya sih di cabut sekalian biar gak sakit lagi. Tapi katanya gak bisa sembarangan cabut gigi. Musti diperiksa foto (rontgen) dulu biar keliatan mana yang perlu ditangani.. soalnya urusan gigi erat sama syaraf di kepala. Salah salah ntar mata yang kena… rumit ya…?
Kok jadi uring-uringan gini ya…. Gak tau ni..sakit banget gigi…. Duh gusti…beri kesabaran deh….

Sabtu, 2009 Januari 03

tentangku

aku tidak sadar waktu lahir.. ibu mengatakan aku lahir pada tanggal 15 november 1977 disebuah desa. Sampai saat ini kalau ada yang menanyakan tentang bentuk tubuh atau mukaku waktu lahirku, aku tidak akan pernah bisa menjawab.
Akan tetapi yang jelas bahwa orang tuaku adalah orang yang sangat sederhana dan bersahaja. Dan mereka mengajariku supaya menjalani hidup apa adanya, menjauhi kemewahan dunia yang katanya hanya akan menyesatkanku. Kekayaan bukanlah tujuan. Kekayaan hanyalah alat untuk mencapai tujuan. Aku tidak boleh menyerah, kerja keras… tetapi bukan berarti membenarkan segala cara. Hidup itu berproses. Semua orang pasti tahu hal itu.
Kebahagiaan hidup bukan berasal dari apa yang kita dapat atau kita peroleh dari orang lain. Kebahagiaan hidup justru berasal dari apa yang kita berikan kepada orang lain. Meskipun hal itu sangat berat, tetapi dapat kita buktikan….
Dan sudah 31 tahun aku menginjakkan kaki di bumi ini. Bagi sebagian orang, hal itu terlihat biasa, belum ada maknanya. Tapi bagiku 31 tahun berjalan di bumi ini sangatlah luar biasa. Banyak hal yang sudah kudapatkan. Banyak hal juga yang kutinggalkan. Banyak kekonyolan, banyak kelucuan, banyak suka, banyak duka yang sudah kujalani.. kalau orang-orang mengatakan bahwa hal itu adalah sebagai pengalaman. Namun bagiku hal itu merupakan suatu pertanyaan….

Rabu, 2008 Desember 31

Happy new year 1430 Hijriah

Islam new year with a term called a month Suro (Ash-syuro) or the month Muharram has been increasing again .. if people bred, said: "Suro sasi" .. The uniqueness of the full moon. There is the beginning of the new year as the beginning of self-improvement ... that says there is a frightening time for the holy activities
Some say do not marry, establish a house in the early new year ... but the most normal ....
Nevertheless there remain only over time. If the thought-thought, it looks like everything related to religion in Quebec usually connect with the world healer, heresy .... I often feel confused (if it can not be offended) with it. Of Islam in identical with Al-Qur'an as a source of the teachings that I would actually much more thorough form of guidelines that all of life ... people know. I had heard, there are several verses in Scripture that can function as a drug that can bring healing to the sick, can bring a sense of love for the people we love ... but vice versa can also be used to bring the pain .. we certainly know the term "santet, magic." That depends on how the verses of the Quran is used, of course, with certain rituals. I never hear from a theologian who is deceased (AR. Fahrudin) that the paragraph in the Al-Quran in manner as we desire. Parable as a writing tool. Ideally stationery to write on pieces of paper. But the tool can also write to hurt the eyes ..
But, still only Muslim men can be .. well, can be evil .. at the top level, Muslim theologian can be successful .... But it can also be corruptors ... in the lower level, Muslims can be truly soleh .. but can also be thief sandals ... so in the mosque or incredulous we rarely find a computer with sandals ... I lost ... ..
Many things that we can learn. What is clear is that the human organism that given the excess. Can feel pain, can feel sad, happy ... do not be afraid sad, and also do not mean fear happy ... happy excessive .. (sorry one type). All that we naturally this is not useless, but it is a landmark in case we'd like to think ...
Happy new year 1430 Hijriah survivors alter the image of ourselves before God Almighty God as being in love ....

Jumat, 2008 Desember 26

just a little about me



I did not realize the time of birth .. mother said I was born on 15 november 1977 in a village. Up to now ask if there is a form of body or face lahirku time, I will never be able to answer.
However, it is clear that the people tuaku is a very simple and naive. And they mengajariku to undergo life-is, avoid the luxury of the world that he said will only menyesatkanku. Wealth is not the goal. Wealth is only a means to achieve the goal. I can not give up, working hard ... but not the means justify the means. Living through the process. All the people certainly know it.

Happiness of life not from what we can or we get from other people. Happiness of life is derived from what we give to other people. Although it is very heavy, but we can give evidence ....
Already 31 years old and I set foot on this earth. For some people, it looks normal, there are no means. But for 31 years running in the earth is so incredible. Many things that I already get. Many things that I also leave. A lot of foolishness, a lot of humor, like many, many tears have been kujalani .. if people say that it is the experience. But for me it is a question ....

Jumat, 2008 Desember 12

temon dan kritik sosial

Melihat tayangan komedi di global tv (abdel-temon bukan superstar) tanggal 9 kalau tidak salah yang memerankan adegan penangkapan preman asal tangkap “tabata” alias tangkap dulu baru ditanya. Seperti kekonyolan si pemeran utama abdel dan temon yang lari terbirit birit sampai ngos-ngosan juga sang security alias satpam kompleks yang lagi tiduran, berhubung tidak memakai seragam, tiduran di pinggir jalan, tanpa ditanya identitas terlebih dulu langsung ditangkap gitu saja soleh petugas. Memang sepintas terkesan lucu, konyol, plonga-plongo kebingungan yang nikmat untuk ditertawakan. Secara kritik social, adegan tersebut menggambarkan betapa penangkapan terkesan dipaksakan dan sifatnya memukul rata. Asal penampilan sekenanya dianggaplah preman.
Tayangan itu mengingatkan saya beberapa waktu yang lalu sewaktu digencarkannya aksi anti premanisme. Hampir setiap hari di acara berita criminal dan berita umum di semua stasiun televise ditayangkan beberapa puluh orang yang dianggap preman jalan kelas teri ditangkap bahkan ada yang sampai telanjang dada digiring ke markas polisi untuk dimintai keterangan, dan……selanjutnya ada yang dilepaskan. Karena penampilan juga belum tentu menggambarkan realitas sang pelaku. Trus bagaimana nasib para “preman” yang dilepaskan itu. ? Kira-kira ada nggak ya perasaan malu di benak mereka dengan cap “preman” di mata masyrakat awam yang tidak tau menahu masalah sebenarnya. Paling enggak nama baik mereka dimata masyarakat yang keburu melihat mereka ditangkap di depan pesawat televisi atau melihat langsung.
Sepertinya mudah sekali menangkap preman jalanan….trus bagaimana preman berdasi sang koruptor yang masih sempat senyum-senyum didepan kamera yang dipegang wartawan….? Saya belum pernah melihat mereka ditangkap sambil ditelanjangi dadanya.. padahal sama-sama makan nasi,kan…? Hehhe…. Ah…ini khan Cuma uneg-uneg aja….